Mengenal Pcare Vaksin Mulai Dari Sasaran Hingga Manfaat Bagi Pihak yang Berkepentingan

Pemerintah terus melakukan upaya untuk menekan jumlah angka kenaikan Covid-19 di Indonesia tanpa memberikan pengaruh terhadap program lainnya. Upaya ini dilakukan mengembangkan beberapa aplikasi yang diharapkan mampu membentu pemerintah. Salah satu aplikasi dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah Pcare Vaksin.

Pcare Vaksin ini mulai dikembangkan sejak vaksin Covid-19 diterima di Indonesia. Pemerintah juga menetapkan jika setiap warga negara harus melakukan dua kali dosis vaksin. Jumlah vaksin yang dilegalkan untuk di berikan kepada masyarakat Indonesia sendiri ada 10 jenis, yaitu Sinovac, AstraZaneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Novavax, Sputnix-v, Janssen, Convidencia, dan Zifivax.

Sasaran  Pcare Vaksin

Sasaran Pcare Vaksin adalah mereka yang yang telah melakukan vaksinasi dosis 1 atau dosis 2 yang disediakan oleh pemerintah dan akan diimput olek vaksinator. Vaksinasi Covid ini sendiri kini telah disediakan secara gratis oleh pemerintah. Sedangkan jenis vaksin yang diberikan tergantung ketersediaan. Meski begitu vaksin yang disuntikkan pada proses pertama dan kedua haruslah sama.

Pemerintah juga mengeluarkan vaksin dosis ketiga, namun sifat pemberian vaksin dosis ketika lebih ke opsional kepada masing-masing pribadi dibandingkan dosis pertama dan kedua yang wajib. Tidak hanya memberikan pengaruh saat berpergian atau mengunjungi tempat tertentu, di beberapa tempat vaksinasi memberikan pengaruh terhadap ke pengurusan surat-surat seperti KTP KK dan lainnya.

Manfaat aplikasi Pcare Vaksin

Manfaat Pcare Vaksin adalah untuk melakukan pencatatan secara otomatis program vaksinasi oleh vaksinator bagi mereka yang telah melakukan suntik vaksinasi. Meski hanya memiliki manfaat tunggal, namun hal tersebut sangat penting bagi pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah yang menangani kasus virus Covid ini. Apabila ditangani dengan baik diharapkan dapat segera berubah dari pandemi turun status menjadi endemik.

Hal tersebut bukanlah hal yang mudah sehingga perlu kerjasama dan koordinasi antara pihak tidak hanya di pemerintahan namun juga masyarakat Indonesia secara luas. Edukasi kesadaran masyarakat akan pentingnya menanggulangi virus tersebut juga merupakan salah satu kunci kesuksesan penanganan.

Baru-baru ini aplikasi tersebut juga dikembangkan untuk melakukan tracking kesehatan dari daftar register. Melakukan tracking kesehatan tentu berkoordinasi dan bekerjasama aplikasi tracking lainnya milik pemerintah. 

Pengembang aplikasi

Berbeda dengan aplikasi sejenis lainnya yang biasanya dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan republik Indonesia, aplikasi ini dikembangkan langsung oleh badan jaminan sosial kesehatan. BPJS sengaja membuat aplikasi ini karena dia sendiri merupakan badan yang menanggung dan mengelola asuransi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Meskipun pada dasarnya BPJS merupakan badan milik pemerintah namun BPJS merupakan lembaga independen yang tetap mengutamakan profit oriented dalam menjalankan usahanya. Sayangnya pada tahun ini BPJS justru memiliki hutang kepada rumah sakit atau lembaga tertentu.

Hal tersebut tentu berpengaruh besar terhadap kepercayaan masyarakat bagi badan kesehatan yang dibangun oleh pemerintah. Namun pemerintah juga memerlukan kesadaran masyarakat untuk melakukan gotong royong dan rutin membayar tagihan BPJS. Agar tidak mengalami kerugian yang sebagian berlanjut BPJS sendiri telah menetapkan beberapa peraturan yang diharapkan tidak memberatkan kedua belah pihak.

Pengembangan Pcare Vaksin ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BPJS untuk membantu menekan pandemi. Meski saat ini masyarakat mulai bebas melakukan berbagai aktivitas seperti bersekolah, liburan, maupun bekerja dari kantor. Kembalinya produktivitas masyarakat seperti kondisi semula memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia secara langsung yang terus meningkat dari kuartal sebelumnya, mengingat Indonesia pernah mengalami angka minus yang cukup besar pada peningkatan ekonomi saat Covid sedang ganas ganasnya.

Leave a Comment