A non-government  organization for research on environment and development

Home About Lablink Environment & Development System Thinking & System Dynamics

 

Klasifikasi Hutan Agroforestri Taman Nasional Lahan Basah

Satwa ( Fauna )

 

 
Harimau Sumatrera
Macan Tutul
Tapir
Anoa
Roan Antelope
Macan Dahan
Merak Hijau
Komodo
Cheetah
Siamang Klosi
Orang Utan
Kobra

 

Keanekaragaman satwa di Indonesia terkenal sangat kaya. Hal ini berkaitan dengan keadaan  tanah, letak geografis, iklim yang mendukung. Juga keanekaragaman tumbuh-tumbuhan sebagai habitatnya, mendukung kekayaan keanekaragaman satwa ini.

Perusakan hutan, polusi air, polusi udara, dan lain-lain kegiatan yang beratasnama pembangunan itu, mengakibatkan sejumlah jenis satwa terancam keberadaannya, menjadi langka, dan perlu dilindungi (endangered).

Untuk menghindari kepunahan jenis satwa, Indonesia mengeluarkan Undang-Undang No.5 tahun 1992 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Hingga saat ini jenis satwa yang dilindungi UU :

100 jenis mamalia
246 jenis burung
29 jenis reptilia
6 jenis ikan air tawar
20 jenis kupu-kupu
15 jenis vertebrata laut
-
Kategorisasi satwa ditinjau dari kelangkaannya sesuai dengan IUCN Red Data Book.
Wilayah Penyebaran Fauna
 
 

 


Send mail to lablink webmaster  with questions or comments about this web site.
Last modified: March 06, 2006