Matahari merupakan sumber energi bagi segala kehidupan di bumi.
Matahari menentukan cuaca, matahari menjadi penggerak perputaran
air (siklus hidrologi), matahari membuat bahan makanan kita melaui proses fotosistesis, dsb.
Sumber energi kita ini merupakah suatu pembangkit tenaga
termonuklir yang didalamnya terjadi proses fusi nuklir yang mengubah hidrogen
menjadi menjadi helium. Energi yang dipancarkan oleh setiap meter persegi permukaan
matahari yang sangat luas itu adalah 65.000 kilowatt..
Energi sebesar ini diperoleh dari pembakaran hidrogen, yaitu
masanya sendiri, sebesar 3,6 juta ton setiap detik. Proses ini telah
berlangsung selama lima milyar tahun; juga dengan laju yang sama kegiatan ini masih akan
dapat dipertahankan sekurang-kurangnya selama lima milyar tahun lagi.
|
Matahari adalah sebuah bintang putih
kekuning-kuningan dengan diameter 1.390.000 kilometer dan berada pada jarak 150.000.000
kilometer dari bumi. Lapisannya yang luar disebut fotosfer, mempunyai suhu setinggi 6.000
derajat celcius, bagian intinya mencapai 17.000.000 derajat celcius.
Volume matahari
1.306.000 kali volume bumi. Bobotnya diperkirakan 333.420 kali bobot bumi. |
Sebagai pembanding saja, jika panas matahari berkurang sebanyak
13 persen, maka menurut perkiraan bumi seluruhnya akan diselimuti oleh lapisan es setebal
1,5 km; kalau panasnya bertambah sebanyak 30 persen, matahari akan merebus segala
kehidupan sampai musnah dari permukaan planet ini.
Matahari memancarkan radiasinya sekitar
51000.000.000.000.000.000.000.000 Daya Kuda/menit, dari jumlah energi sekian besar yang
dipancarkan matahari, bumi hanya menangkap sangat sedikit, yakni lebih kurang hanya
seperdua milyarnya. Sungguhpun demikian, bagian ini secara tetap menimpa bumi dengan tak
henti-hentinya dengan kekuatan 17 trilyun kilowatt. Setiap menit energinya lebih besar
daripada energi dalam segala bentuk yang digunakan oleh manusia selama satu tahun.
|