Bunga Kopi
Jumlah kuncup bunga pada setiap ketiak daun terbatas,
sehingga setiap ketiak daun yang sudah menghasilkan bunga dengan jumlah tertentu tidak
akan pernah menghasilkan bunga lagi. Namun demikian cabang primer dapat terus tumbuh
memanjang membentuk daun baru, batang pun dapat terus menghasilkan cabang primer sehingga
bunga bisa terus dihasilkan oleh tanaman. Tanaman kopi yang sudah cukup dewasa dan
dipelihara dengan baik dapat menghasilkan ribuan bunga dalam satu saat. Bunga tersebut
tersusun dalam kelompok yang masing-masing terdiri dari 4-6 kuntum bunga. Pada setiap
ketiak daun dapat menghasilkan 8-18 kuntum bunga, atau setiap buku menghasilkan 16-36
kuntum bunga.
Bunga kopi berukuran kecil, mahkotanya berwarna putih dan berbau
harum semerbak. Kelopak bunga berwarna hijau, pangkalnya menutupi bakal buah yang
mengandung dua bakal biji. Benangsarinya terdiri dari 5-7 tangkai yang berukuran pendek.
Bila bunga sudah dewasa, kelopak dan mahkotanya akan membuka dan segera mengadakan
penyerbukan (peristiwa bertemunya tepungsari dan putik). Setelah terjadi penyerbukan,
secara perlahan-lahan bunga akan berkembang menjadi buah. Mula-mula mahkota bunga tampak
mengering dan berguguran. Kemudian kulit buah yang berwarna hijau makin lama makin
membesar. bila sudah tua kulit ini akan berubah menguning dan akhirnya menjadi merah tua.
waktu yang diperlukan sejak terbentuknya bunga hingga buah menjadi matang ± 6-11 bulan, tergantung dari jenis dan faktor-faktor lingkungannya.
Kopi arabika membutuhkan waktu 6-8 bulan, sedangkan kopi robusta 8-11 bulan.
Bunga kopi biasanya akan mekar pada permulaan musim kemarau
sehingga pada akhir musim kemarau telah berkembang menjadi buah yang siap dipetik. Pada
awal hujan, cabang primer akan memanjang dan membentuk daun-daun baru yang siap
mengeluarkan bunga pada awal musim kemarau mendatang. Menurut cara penyerbukannya, kopi
dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu kopi self steril dan kopi self fertil.
Kopi self steril adalah jenis kopi yang tidak akan menghasilkan buah bila bunganya
mengadakan penyerbukannya sendiri (tepung sari berasal dari jenis kopi yang sama). Kopi self
steril ini baru menghasilkan buah bila bunganya menyerbuk silang (tepung sari berasal
dari kopi jenis lainnya). Oleh karena itu tanaman kopi ini harus ditanam bersamaan dengan
kopi jenis lainnya sehingga penyerbukan silang bisa berlangsung. Kopi self fertil adalah
kopi yang mampu menghasilkan buah bila mengadakan penyerbukan sendiri sehingga tidak harus
ditanam bersamaan dengan kopi jenis lainnya.