|
Terumbu Karang
| Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang
bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae. Hewan
karang bentuknya aneh, menyerupai batu dan mempunyai warna dan bentuk beraneka rupa. Hewan
ini disebut polip, merupakan hewan pembentuk utama terumbu karang yang menghasilkan zat
kapur. Polip-polip ini selama ribuan tahun membentuk terumbu karang.
Zooxanthellae adalah suatu jenis algae yang bersimbiosis dalam jaringan karang.
Zooxanthellae ini melakukan fotosintesis menghasilkan oksigen yang berguna untuk kehidupan
hewan karang
Di lain fihak, hewan karang memberikan tempat berlindung bagi zooxanthellae. |
 |
Gambar polip |
|
 |

| Dalam ekosistem terumbu karang ada karang yang keras dan lunak. Karang batu
adalah karang yang keras disebabkan oleh adanya zat kapur yang dihasilkan oleh binatang
karang. Melalui proses yang sangat lama, binatang karang yang kecil (polyp) membentuk
kolobi karang yang kental, yang sebenarnya terdiri atas ribuan individu polyp. Karang batu
ini menjadi pembentuk utama ekosistem terumbu karang. Walaupun terlihat sangat kuat dan
kokoh, karang sebenarnya sangat rapuh, mudah hancur dan sangat rentan terhadap perubahan
lingkungan. |
|
| Peran dan
manfaat terumbu karang : |
| > sebagai tempat hdiupnya ikan-ikan yang
banyak dibutuhkan manusia untuk pangan, seperti ikan kerapu, ikan baronang, ikan ekor
kuning, dll. |
| > sebagai benteng "
pelindung pantai dari kerusakan yang disebabkan oleh gelombang atau ombak laut, sehingga
manusia dapat hidup di daerah dekat pantai. |
| > sebagai tempat untuk wisata.
Karena keindahan warna dan bentuknya, banyak orang berwisata bahari. |
|
|
|
Luas terumbu karang Indonesia diperkirakan mencapai sekitar
60.000 km2. Terumbu karang yang dalam kondisi baik hanya 6,2 %. Kerusakan ini pada umumnya
disebabkan 3 faktor :
- Keserakahan manusia
- Ketidaktahuan dan ketidakpedulian
- Penegakan hukum yang lemah
|
| Sumber : dari berbagai sumber |
|
|